السلام عليكم ورحمه الله وبركاته حمدا و شكرا لله صلاة وسلاما على رسوله عما بعد Dewan juri Yang kami hormati Bapak Ibu guru yang kami Serta teman-temanku yang berbahagia Pertama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan nikmatNya kepada kita dengan ucapan Al Hamdulillaah... Kedua kalinya sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada beliau Rasulullah Saw. Dengan ucapan Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad wa ala Ali sayyidina muhammad Pada kesempatan kali ini saya akan berpidato yang berjudul DENGAN MAULID NABI KITA TINGKATKAN MENGIKUTI SUNAHNYA Teman-Temanku apakah maulid NABI itu? Ada yang tahu? Hayo apa ya? Ya.... Betul sekali Maulid Nabi adalah hari kelahiran Nabi kita Muhammad Saw Nah sekarang siapa yang tahu kapan Nabi Muhammad Saw dilahirkan? Ya...betul sekali ... Nabi Muhammad lahir hari SENIN tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau tanggal 20 April 571 Masehi Teman-temanku yang berbahag...
MENGGAPAI LAILATUL QADAR Oleh: Binti Wasi'atul Ilmi Malam Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (dalam bahasa Arab malam kemuliaan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al-Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Seperti yang tercantum pada Surah Al-Qadar, surah ke-97 dalam Al Qur'an. Menurut Ulama’ Bapak Quraish Shihab, kata Qadar sesuai dengan penggunaannya dalam ayat-ayat Al-Qur'an dapat memiliki tiga arti yakni: 1) Penetapan dan pengaturan sehingga Lailat Al-Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. 2) Kemuliaan. Malam tersebut adalah malam mulia tiada bandingnya. Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunnya Al-Qur'an. 3) Sempit. Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi, Begitu istimewanya malam Lailatul Qadar sehingga banyak pendapat para ulama’ tentang kapan datangnya malam Lailatu Qadar, j...
Kulihat jam dinding di rumahku masih menunjukkan pukul 02.30 pagi. Seperti dibangunkan saja aku setiap pukul 02.30 selalu bangun untuk melaksanakan shalat tahajut tetapi karena hari ini puasa Ramadhan maka akupun menyiapkan untuk makan sahur terlebih dahulu. semua makanan tinggal menghangatkan saja. Tepat pukul 03.00 aku bangunkan suami untuk makan sahur bersama. Kemudian kami shalat tahajud bersama dan menunggu sampai waktu subuh. Dan seperti biasa selesai Salat Subuh berjamaah aku rutin membaca Surah Waqi’ah bersama-sama di mushalla kemudian aku lanjutkan sendiri membaca Al Qur’an rutin hingga pukul 05.30 pagi. Selesai membaca Al Qur;an pekerjaanku biasanya setiap hari adalah menyiapkan sarapan untuk suami tercinta karena puasa maka aku lakukan dengan bersih-bersih tumah, mencuci piring dan baju. Sebenarnya kalau mengikuti badan inginnya tidur lagi tetapi aku ingat bahwa selesai subuh adalah waktu yang tidak baik untuk tidur lagi baik menurut kesehatan maupun menurut agama. Beg...
Komentar
Posting Komentar